8 Tips Menulis Iklan Sosial Media Dengan Cepat

writing

Copywriting yang baik diperlukan agar iklan bisa sukses. Tapi, bila Anda memiliki ratusan tugas yang harus dikerjakan maka akan sulit untuk fokus dalam pembuatan konten iklan. Jika Anda dapat meluangkan waktu untuk memperbaiki keahlian membuat iklan, maka hal itu akan terbayar dengan keterlibatan audiens yang lebih baik, lebih banyak klik, dan biaya iklan yang lebih rendah. Pada artikel ini, kami akan menawarkan beberapa tips dalam menulis iklan di sosial media dengan cepat dan efisien.

  1. Sederhanakan Penulisan

Bila memungkinkan, sederhanakan tulisan Anda. Saat orang menelusuri feeds mereka, mereka tidak akan berhenti dan mengklik tombol ‘lihat lebih lanjut’ untuk membaca teks selengkapnya. Hapus semua teks tambahan sehingga pembaca tidak perlu memperluas untuk melihat konten lainnya. Untuk menyederhanakan tulisan, cobalah menghapus kata sifat yang tidak perlu dan mengganti kata-kata panjang dengan yang pendek.

  1. Mengedit (Setidaknya Dua Kali)

Bila Anda telah menghabiskan banyak waktu untuk menulis dan menyusun format iklan yang berbeda, meluangkan waktu untuk membahas semuanya bisa jadi akan membosankan. Tapi, Anda tetap harus membahasnya sebelum mempublikasikan. Seorang penulis, baik yang ahli maupun pemula tentu dapat membuat kesalahan. Dengan meninjau ulang atau mengedit setidaknya dua kali, Anda akan melihat ketidak konsistenan dan kesalahan yang ada. Jika Anda tidak sempat mengoreksi sendiri, mintalah rekan untuk meninjaunya. Sekumpulan mata yang segar selalu membantu bila menyangkut proses pengeditan.

  1. Menghapus Jargon

Jargon yang terlalu berlebihan akan membuat tulisan Anda lebih sulit dibaca. Ganti jargon dengan kata-kata sederhana yang dapat menyampaikan pesan Anda dengan jelas kepada audiens.

  1. Menulis Untuk Audiens Anda

Bila Anda memahami siapa yang ditargetkan dan mengapa, maka Anda dapat berbicara lebih baik berdasarkan pengalaman dan permasalahan dari audiens. Penting untuk menggunakan bahasa dan nada yang mencerminkan minat audiens Anda dengan baik.

  1. Menguji Salinan Iklan Dengan Postingan Organik

Jika ada sesuatu yang bekerja dengan baik secara organik, ada kemungkinan hal itu akan bekerja baik seperti sebuah iklan. Itu sebabnya, kami menggunakan postingan organik sebagai cara untuk menguji salinan iklan. Anda dapat bereksperimen dengan berbagai judul, CTA, dan gambar untuk melihat mana yang berhasil.

  1. Luangkan Waktu Untuk Membuat Call To Action (CTA)

Anda perlu menggunakan bahasa aktif yang berfokus pada keuntungan pembaca. Ini akan mendorong lebih banyak klik. Penting bagi Anda untuk memikirkan keseluruhan perjalanan, bukan hanya satu klik saja. Kemana mereka akan pergi setelah membaca iklan Anda? Apa tujuan akhir dari iklan Anda? Call To Action (CTA) harus dapat menetapkan harapan akan apa yang terjadi selanjutnya. Buat CTA semenarik mungkin agar menarik perhatian audiens dengan mudah.

  1. Bereksperimen Dengan Emoji

Ada jenis bahasa baru yang sering digunakan di sosial media yaitu emoji. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk melibatkan audiens. Misalnya, jika Anda menjalankan kampanye bilingual, sifat universal dari emoji dapat meningkatkan pesan dan menciptakan konsistensi di seluruh iklan. Apapun skenario yang dipilih untuk menggunakannya, ingatlah bahwa audiens adalah kunci. Jika target audiens Anda tidak menggunakan emoji, maka sebaiknya Anda juga tidak menggunakannya.

  1. Tuliskan Dengan Format Yang Benar

Setiap iklan harus ditulis dengan format yang benar dalam pikiran. Iklan dengan gambar, video, atau carousel akan membutuhkan format yang berbeda. Perhatikan penempatan teks dan komponen lain seperti warna dan background. Anda akan menyadari perbedaannya saat iklan ditayangkan.

Saat Anda mulai menulis iklan di sosial media, ingatlah beberapa tips di atas. Mereka akan membantu Anda memperbaiki iklan dan memberikan hasil yang lebih baik.

Metrik Terbaik Untuk Instagram

kesalahan-penggunaan-instagram-untuk-bisnis

Instagram kini telah berkembang. Facebook awalnya membeli Instagram pada tahun 2012, dan sejak saat itu telah dilakukan beberapa variasi perubahan pada platform tersebut. Pada artikel ini, kami akan membahas metrik Instagram yang dapat membantu Anda mengetahui apa yang terbaik untuk dilakukan di Instagram.

Metrik Instagram Terbaik Untuk Bisnis Anda

Strategi – Pertama Dan Utama

Sebelum Anda benar-benar terjun menjalankan bisnis di sebuah platform, maka pastikan bahwa Anda telah memetakan strategi. Ada banyak strategi yang bisa digunakan di Instagram. Beberapa orang membuat strategi dengan menggunakan halaman profil untuk menampilkan penjualan. Efeknya terlihat cukup keren dan menarik. Beberapa orang lainnya menggunakan tema sebagai strategi penjualan mereka.

Strategi lain yang bagus untuk bisnis Anda di Instagram adalah “quote-picture-quote”. Ketika pengguna melihat profil bisnis Anda dengan strategi ini, Anda dapat menampilkan mosaik kata-kata ditambah dengan gambar. Jika Anda mengkoordinasikan semuanya dengan warna bisnis Anda, atau tema musiman (seperti untuk fashion atau kecantikan), maka Anda dapat menciptakan visual yang hebat. Anda juga bisa mencoba tema bulanan. Adobe melakukan hal ini dengan memilih topik yang akan ditonjolkan setiap bulan dan kemudian memfokuskan semua gambar mereka ke sekelilingnya. Jika Anda menggunakan strategi ini, Anda mungkin dapat membedakan bisnis Anda dari pesaing, mendapat perhatian dari audiens, dan menjadi bisnis yang lebih peduli terhadap hal lain.

Sebuah strategi juga berkaitan dengan seberapa sering Anda memposting, hal ini kebanyakan disertai dengan proses “trial and error”. Untuk memulai, cobalah memposting sekali sehari atau lebih sering lagi jika Anda memiliki komunitas yang hebat. Pastikan untuk membangunnya dengan mengikuti akun lain yang akan terlibat dengan bisnis Anda.

Analisis Metrik Untuk Instagram

Instagram, seperti semua platform sosial lainnya memiliki analisis yang memberi Anda akses ke wawasan tentang apa yang terjadi dengan postingan. Sayangnya, tidak seperti platform lain yang menyediakan dahboard wawasan, Instagram tidak memberi Anda pilihan untuk melihat ini dari komputer namun hanya dari perangkat seluler. Anda bisa pergi ke postingan individu dan klik “View Insights”. Ini akan memberi Anda sebuah kotak yang menunjukkan beberapa metrik yang perlu dilihat.

Metrik Instagram mengukur tentang Jangkauan, Keterlibatan, Tayangan, Likes, Komentar, dan Menyimpan. Tayangan adalah jumlah total postingan Anda yang terlihat. Satu orang bisa melihat postingan Anda sebanyak 5 kali. Jangkauan adalah jumlah orang yang melihat postingan Anda. Setiap orang atau akun hanya akan dihitung satu kali, bahkan jika mereka melihat postingan Anda lebih dari satu kali. Sedangkan Keterlibatan adalah jumlah total likes, komentar, dan menyimpan.

4 Langkah Menghindari Publisitas Yang Buruk

Publicity-PR

Publisitas adalah kegiatan publikasi yang mengunakan media massa sebagai sarana penyebarluasan informasi. Apabila sebuah perusahaan sudah menggunakan sosial media sebagai media publisitas, maka mereka dapat membuat suatu kesalahan dan publisitas yang buruk. Kesalahan tersebut dapat terjadi dalam beberapa topik yang biasa dilakukan. Karena ada begitu banyak pemicu kesalahan di luar sana, dan karena tidak ada sebuah brand atau industri yang kebal dengan hal tersebut, berikut kami menggolongkannya dalam beberapa kategori:

Tweet Mengenai Tribut: Ada banyak bukti bahwa kematian orang terkenal atau selebriti bukanlah kesempatan pemasaran yang ideal. Terutama jika kematian tersebut tidak memiliki hubungan yang nyata dengan brand Anda. Sayangnya, masih banyak bisnis yang menggunakan kesempatan pemasaran dalam rangka kematian seseorang yang terkenal.

Q & A (Question and Answer): Jika Anda menjalankan sebuah bisnis yang ingin terhubung dengan pelanggan, biasanya Anda menempatkan Q & A di sosial media. Ini nampak seperti cara yang mudah dan gratis untuk memperbaiki masalah. Sayangnya, pendekatan ini tidak memperhatikan dua variabel yang signifikan yaitu pendekatan untuk pelanggan yang marah dan Twitter trolls (tanggapan emosional atau kemarahan dari pengguna lain).

Upaya Untuk Keren Namun Gagal: Beberapa hal kadang terjadi saat Anda mencoba untuk menjadi lebih keren. Sebelum menggunakan istilah-istilah yang sedang tren, pastikan bahwa itu tidak keluar dari karakter Anda, atau Anda akan mendapat publisitas yang buruk.

“I was hacked”: Ada beberapa contoh dari orang-orang yang menggunakan “I was hacked” untuk menghindari tanggung jawab. Tetapi ini bukanlah pilihan yang tepat untuk menghindar masalah dan tidak menyelesaikannya dengan baik. Hal ini hanya akan membuat publisitas yang buruk tentang bisnis Anda.

Empat Tips Untuk Menghindari Publisitas Yang Buruk

Berdasarkan kategori di atas, Anda dapat mengatasinya dengan melakukan manajemen sosial media yang lebih baik. Berikut adalah beberapa tips untuk memastikan kehadiran sosial Anda bermanfaat dan mampu menghindari publisitas yang buruk.

  1. Check Dan Seimbangkan Antara Draft Dan Publikasi

Tulisan sosial yang menghasilkan publisitas buruk cenderung karena tergesa-gesa dan ingin cepat-cepat dipublikasikan. Hal ini sering terjadi karena perusahaan memberdayakan tim sosial media untuk mengeksekusi tanpa melakukan pengawasan. Karena kehadiran sosial perusahaan mencerminkan identitas seluruh bisnis, maka semua postingan harus melalui proses pemeriksaan dan pengawasan mulai dari masuk draft hingga dipublikasi.

  1. Penjadwalan Postingan

Selain memiliki prosedur pemeriksaan untuk setiap postingan, strategi kunci lainnya untuk mencegah tweet yang buruk adalah jadwal posting. Perusahaan dapat melakukan semacam penjadwalan postingan melalui software manajemen sosial media. Software ini menyediakan kenyamanan untuk berbagai platform yang digunakan. Tidak hanya untuk penjadwalan postingan dan pesan lainnya, namun juga untuk meninjau dan merevisi postingan sebelum dipublikasi.

  1. Meminta Bantuan Generasi Millennial

Dalam permintaan brand global untuk menjadi relevan di sosial media, ada satu solusi yang jelas. Anda perlu bantuan generasi millennial karena mereka dilengkapi dengan kepemimpinan yang berpengalaman. Para pemasar perlu beralih ke karyawan perusahaan mereka yang paling aktif di sosial media. Generasi millennial dapat membantu menyusun strategi sosial yang benar-benar menyentuh tren terbaru. Dengan begitu, publisitas Anda tetap terjaga dan up to date.

  1. Manajemen Resiko Keamanan

Sekalipun strategi internal dari perusahaan Anda sudah cukup baik, akan selalu ada resiko hacker yang dapat membajak platform sosial media Anda. Untuk itu, perusahaan perlu berinvestasi dalam alat manajemen resiko keamanan. Alat ini dapat membantu mengidentifikasi ancaman dan melindungi keamanan data serta jaringan.

10 Hukum Dalam Pemasaran Di Sosial Media

Social-Media-Marketing-2

Memanfaatkan kekuatan konten dan pemasaran di sosial media dapat meningkatkan audiens dan basis pelanggan dengan cara yang dramatis. Ini adalah hal penting untuk memahami dasar pemasaran di sosial media. Dengan memaksimalkan kualitas bisnis dan mematuhi 10 hukum berikut, akan membantu membangun sebuah bisnis yang sukses.

  1. Hukum Mendengarkan

Sukses dengan sosial media dan pemasaran konten tentu membutuhkan lebih banyak waktu untuk mendengarkan dan mengurangi bicara. Baca konten online dari audiens target Anda dan bergabung dalam diskusi untuk mempelajari apa yang penting bagi mereka. Dengan begitu, Anda dapat membuat konten dan memicu percakapan yang menambah nilai dalam kehidupan mereka.

  1. Hukum Fokus

Lebih baik untuk mengkhususkan diri daripada menjadi orang yang mengetahui tentang banyak hal tetapi tidak mampu menguasai apapun dalam perdagangan atau sering disebut “jack of all trades”. Sebuah strategi sosial media dan pemasaran konten yang sangat terfokus dimaksudkan untuk membangun brand yang kuat dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk sukses. Hal ini akan lebih efisien daripada membuat strategi luas yang mencoba untuk menjadi segalanya bagi semua orang.

  1. Hukum Kualitas

Kualitas mengalahkan kuantitas. Lebih baik untuk memiliki 1.000 koneksi secara online yang membaca, berbagi, dan berbicara tentang konten Anda dengan audiens mereka sendiri, daripada 10.000 koneksi yang akan menghilang setelah terhubung dengan Anda untuk pertama kalinya.

  1. Hukum Kesabaran

Keberhasilan pemasaran konten di sosial media tidak terjadi dalam semalam. Untuk itu, perlu adanya kesabaran dalam menjalani setiap prosesnya. Anda harus memiliki komitmen jangka panjang untuk mencapai hasil yang maksimal.

  1. Hukum Compounding

Jika Anda mempublikasikan hal yang menakjubkan, konten yang berkualitas, dan bekerja untuk membangun audiens online menjadi followers yang berkualitas, maka mereka akan berbagi dengan audiens mereka sendiri di Twitter, Facebook, LinkedIn, bahkan pada blog mereka sendiri. Berbagi dan mendiskusikan konten Anda dapat membuka pintu masuk baru untuk mesin pencari seperti Google. Poin ini dapat menumbuhkan hingga ratusan atau ribuan cara yang potensial bagi audiens untuk menemukan Anda secara online.

  1. Hukum Influencer

Habiskan waktu untuk mencari influencer secara online yang memiliki penonton berkualitas dan cenderung tertarik pada produk atau layanan bisnis Anda.  Terhubunglah dengan para influencer dan berkerjasama untuk membangun hubungan dengan audiens.

  1. Hukum Nilai

Jika Anda menghabiskan seluruh waktu di web sosial untuk melakukan promosi produk atau jasa secara langsung, maka audiens akan berhenti mendengarkan Anda. Anda harus menambahkan nilai berharga dalam percakapan. Kurangi fokus pada konversi dan lebih fokus membuat konten yang luar biasa serta mengembangkan hubungan dengan para influencer online. Selanjutnya, Anda akan melihat audiens membicarakan bisnis Anda dengan baik dan sukses.

  1. Hukum Aksesibilitas

Jangan mempublikasikan sebuah konten namun kemudian menghilang. Tetaplah tersedia untuk audiens Anda. itu berarti, Anda perlu konsisten dalam mempublikasikan konten dan berpartisipasi dalam percakapan. Followers online dapat berubah-ubah dan mereka tidak akan ragu-ragu untuk berhenti mengikuti Anda jika Anda menghilang selama beberapa minggu atau bulan.

  1. Hukum Timbal Balik

Anda tidak bisa mengharapkan orang lain untuk berbagi konten dan berbicara tentang bisnis Anda jika Anda tidak melakukan hal yang sama untuk mereka. Jadi, sebagian waktu yang Anda habiskan di sosial media harus difokuskan untuk berbagi dan berbicara tentang konten yang dipublikasikan oleh orang lain.

  1. Hukum Pengakuan

Membangun hubungan adalah salah satu bagian penting dari keberhasilan pemasaran di sosial media. Untuk itu, Anda perlu mengakui kehadiran dari setiap orang yang menjangkau bisnis Anda. Dengan begitu, mereka akan merasa lebih dihargai dan terlibat dalam bisnis Anda.