Influencer Marketing: Berbagai Hal Yang Perlu Diketahui

influencers

Anda mungkin tahu bahwa perkataan dari mulut ke mulut adalah salah satu bentuk pemasaran yang paling berharga. Hal ini terbukti mempengaruhi 20 hingga 50 persen dalam keputusan pembelian. Bagaimanapun, calon pelanggan cenderung menerima saran dari orang yang mereka hormati dan percaya daripada iklan atau pesan lainnya. Alasan inilah yang membuat para pemasar menggunakan influencer sebagai sarana pemasaran. Penelitian dari Twitter menunjukkan bahwa 49 persen konsumen mencari panduan pembelian dari influencer sosial media dan 20 persen mengatakan bahwa tweet dari influencer mengilhami mereka untuk berbagi rekomendasi produk ke orang lain. Yang lebih penting bagi pemasar, hampir 40 persen pengguna Twitter mengatakan bahwa mereka telah melakukan pembelian sebagai akibat langsung dari tweet influencer.

Apa Itu Influencer Sosial Media?

Seorang influencer sosial media adalah orang yang membawa pengaruh terhadap orang lain di sosial media. Bentuk pengaruhnya bisa bermacam-macam dan tidak ada duanya dengan influencer yang lain.

Cara Menggabungkan Influencer Marketing Dalam Strategi Sosial Media Anda

Influencer marketing dapat menjadi cara lain dalam getaran pemasaran Anda. Influencer marketing juga harus disesuaikan dengan strategi konten dan citra brand Anda sehingga dapat meningkatkan reputasi bisnis Anda secara keseluruhan. Perluas jangkauan Anda melalui saluran influencer yang tepat. Dalam banyak kasus, Anda dapat menggunakan influencer marketing dengan bekerja sama untuk membuat atau mendukung konten yang mereka posting di saluran sosial media mereka sendiri. Ini memungkinkan Anda untuk mendukung basis followers orang lain, baik untuk menjangkau audiens yang lebih luas atau mengelompokkan usaha Anda dengan cara yang tidak mungkin dilakukan di akun Anda sendiri. Anda juga dapat merekrut influencer untuk berpartisipasi dalam konten yang Anda bagikan atau tayangkan di saluran Anda sendiri.

Cara Menemukan Influencer Yang Tepat Untuk Pemasaran Anda

Sebelum menjangkau influencer yang potensial, Anda harus mempertimbangkan pengaruh berikut:

  • Relevansi: influencer yang dipilih harus berbagi konten dan mengembangkan hal-hal yang relevan dengan bisnis Anda atau memiliki segmen pasar tertentu yang ingin Anda targetkan.
  • Jangkauan: jumlah orang yang berpotensi Anda dapatkan melalui basis followers dari influencer yang akan memberi nilai bagi bisnis Anda.
  • Resonansi: tingkat keterlibatan potensial yang dapat dihasilkan influencer dengan audiens yang sesuai dengan bisnis Anda.

Saat Anda sudah mempertimbangkan ketiga kategori di atas, maka Anda dapat menemukan influencer yang tepat untuk pemasaran Anda. Perlu waktu dan penelitian yang mendalam agar influencer yang dipilih benar-benar mampu meningkatkan pemasaran bisnis Anda.

Cara Terbaik Membangun Hubungan Dengan Influencer

Influencer menjadi semakin penting di dunia sosial media dan mereka berharap untuk dikenali berdasarkan nilai yang mereka berikan pada bisnis Anda. Berikut adalah beberapa cara utama untuk memastikan Anda membangun hubungan yang bermanfaat dalam jangka panjang.

  1. Jangkau Perlahan

Setelah Anda mengidentifikasi influencer yang ingin diikuti, mulailah proses koneksi dengan menjangkau melalui konten yang sudah mereka bagikan. Twitter chat adalah cara terbaik untuk melakukan ini. Pastikan Anda berpartisipasi dalam setiap obrolan, konten, maupun blog dari influencer tersebut agar menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan karya mereka. Jalin hubungan yang baik karena itu bisa berkembang menjadi hubungan yang saling menguntungkan.

  1. Buat Nilai Mutual

“Nilai” tidak hanya berarti kompensasi finansial dalam bentuk uang. Ini berarti bahwa keuntungan yang dirasakan dari hubungan ini sama pentingnya baik bagi Anda dan influencer. Menciptakan nilai mutual akan menjadi pendorong utama agar hubungan dengan influencer dapat berjalan dalam jangka panjang.

 

5 Metrik Video Sosial Yang Sangat Penting

Melacak berbagai metrik adalah bagian penting dalam mengembangkan, mengukur, dan menyempurnakan strategi media sosial dan iklan sosial. Prinsip ini juga berlaku dalam video sosial. Melalui video di berbagai jaringan sosial, Anda perlu mengukur dan menyempurnakan strategi video sosial dengan lebih baik. Memanfaatkan metrik video dengan baik dapat memungkinkan Anda memahami apa yang dapat menghubungkan audiens, dan mampu mencapai  jenis keterlibatan pengguna. Tidak semua jaringan menawarkan semua metrik, tetapi setidaknya Anda dapat melacak beberapa diantaranya. Berikut beberapa metrik utama untuk membantu Anda memahami bagaimana mengukur keberhasilan video di jejaring sosial.

  1. Melihat Hitungan

Jumlah penayangan video Anda adalah metrik video yang paling sederhana untuk dilacak. Sebenarnya, definisi “penayangan video” bervariasi menurut beberapa jaringan, namun dalam semua kasus hal ini didasarkan pada seseorang yang melihat sebagian dari video Anda, bukan keseluruhannya. Berikut adalah rincian singkat dari apa yang dianggap sebagai penayangan video di jejaring sosial utama:

  • Facebook: 3 detik
  • Twitter: 3 detik
  • Instagram: 3 detik
  • Periscope: segera setelah menekan, atau setelah 3 detik memutar otomatis
  • Snapchat: segera saat membuka
  • Youtube: 30 detik

Berdasarkan durasi yang singkat, audiens melihat video Anda sebelum dihitung sebagai penayangan. Data dari Facebook dan Nielsen menunjukkan bahwa 47 persen dari nilai pemasaran di video sebenarnya berasal dari tiga detik pertama dari sebuah video.

  1. 10 Detik Views

Facebook baru-baru ini memperkenalkan metrik 10 detik views yang mengukur berapa kali video Anda dilihat setidaknya dalam 10 detik. Jika video Anda lebih pendek dari 10 detik, jumlah ini akan melaporkan berapa kali waktu menonton hingga 97 persen selesai. Metrik tampilan video Facebook ini menunjukkan seberapa baik Anda telah berhasil mencapai tujuan untuk membuat video yang cukup menarik dan meyakinkan audiens agar tetap bertahan selama beberapa detik pertama. Data yang sama dari Facebook dan Nielsen di atas menunjukkan bahwa 75 persen dari nilai pemasaran di video dicapai dalam 10 detik pertama.

  1. Waktu Tonton

Waktu tonton adalah jumlah total waktu yang dihabiskan audiens untuk menonton video Anda. Di Facebook, metrik ini dikenal sebagai “minutes viewed”. Saat Facebook memperkenalkan metrik ini, mereka mengatakan bahwa ini adalah salah satu metrik video yang paling banyak diminta. Mengapa? Karena ini memberi gambaran keseluruhan tentang kesuksesan sebuah video, yang mengukur berapa banyak waktu yang telah dikumpulkan oleh audiens gabungan Anda dalam pesan. Anda juga dapat menggunakan metrik ini untuk membandingkan video berbayar dan organik agar bisa merasakan format mana yang bekerja lebih baik.

  1. Retensi Audiens

Metrik ini disajikan sebagai grafik yang menampilkan tampilan di setiap titik video Anda sebagai presentase total penayangan, yaitu seberapa baik audiens Anda yang dipertahankan. Turunnya pada garis kurva menunjukkan saat pengguna berhenti menonton video Anda. Ini adalah metrik kunci untuk membantu menyempurnakan strategi video Anda.

  1. Keterlibatan

Meskipun hanya beberapa jaringan yang menyediakan metrik keterlibatan atau rasio keterlibatan spesifik melalui analisis mereka, Anda dapat mengukur keterlibatan video untuk semua jejaring sosial media dalam bentuk likes dan komentar. Tingkat keterlibatan adalah metrik yang paling penting bagi banyak pemasar di sosial media. Video organik dengan keterlibatan tinggi adalah kandidat yang baik untuk sebuah sponsor dalam video.

6 Cara Ampuh Memasarkan Bisnis Dengan Anggaran Terbatas

Menurut sebuah riset yang dilakukan HubSpot, tantangan terbesar bagi perusahaan dalam pemasaran adalah kurangnya sumber daya anggaran. Jika Anda bukan seorang sturtup dengan usaha atau modal selangit, maka Anda mungkin memiliki anggaran pemasaran yang terbatas. Berikut beberapa cara ampuh yang dapat digunakan untuk memasarkan bisnis Anda dengan anggaran terbatas.

  1. Bergerilya

Bergerilya dalam pemasaran bisa dilakukan dengan meningkatkan kreativitas, imajinasi, dan orisinalitas di tempat yang memiliki peluang besar. Usaha kecil yang pintar dengan anggaran terbatas sering menggunakan pemasaran gerilya untuk bersaing dengan perusahaan besar. Tidak ada ide pemasaran gerilya yang tidak kreatif. Berikut beberapa contoh:

  • Jika Anda memiliki batu bata dan mortir, sewa seseorang untuk menciptakan seni yang eye-catching tentang bisnis Anda.
  • Jika Anda menjual produk yang dapat digunakan di jalan, pekerjakan agen yang menyamar untuk mempromosikan produk secara langsung ke pelanggan potensial. Misalnya, perusahaan kamera Sony menyewa agen untuk meminta orang asing mengambil foto dari mereka dan kemudian mulai mempromosikan tentang kamera tersebut berdasarkan hasil foto.
  • Mengatur flash mob untuk mendapat perhatian banyak orang dan mempromosikan bisnis Anda.
  1. Sosialisasi Di Sosial Media

Menurut Pusat Penelitian Pew, hampir dua pertiga orang dewasa di Amerika menggunakan sosial media sekarang. Ini adalah peningkatan sepuluh kali lipat dalam satu dekade terakhir. Saluran sosial media yang populer dan dapat Anda gunakan untuk sosialisasi seperti Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, Reddit, LinkedIn, GooglePlus, dan Snapchat. Masing-masing platform memiliki kelebihan tersendiri dan memerlukan cara unik untuk meningkatkan keterlibatan di dalamnya. Pilih beberapa platform yang Anda suka dan coba untuk menguasainya.

  1. Buat Konten Yang Berharga

Tidak hanya pelanggan potensial yang senang dengan konten berharga, namun Google juga demikian. Ada banyak cara untuk berbagi konten yang berharga misalnya dengan blogging, membuat video, merancang infografis, atau mengirimkan artikel yang bermanfaat. Anda tidak selalu harus menghasilkan konten sendiri. Anda dapat menyewa penulis freelance, desainer grafis, maupun asisten pribadi. Jika Anda kehabisan ide, Anda bisa menggunakan kembali konten lama dan memberikan sentuhan baru.

  1. Membuat Kontes Dan Hadiah

Semua orang tentu senang diberi hadiah gratis. Berikan item yang diinginkan atau yang menyenangkan bagi audiens. Hal ini akan membangun kesadaran bisnis Anda dan mudah terhubung dengan pelanggan potensial. Hadiah tersebut tidak harus mahal, misalnya ebooks online, tas cantik, dan sebagainya. Anda juga dapat membuat efek pemasaran yang viral dengan membuat sebuah kontes. Berikan potongan harga atau produk Anda secara gratis bagi mereka yang memenangkan kontes. Buatlah semenarik mungkin untuk mengajak audiens Anda bergabung di dalamnya.

  1. “Piggyback” Mitra Bisnis Anda

Bila Anda adalah usaha kecil dengan anggaran pemasaran yang terbatas, masuk akal untuk bermitra dengan usaha pelengkap lainnya. Ini dapat berarti produsen, pemasok, maupun vendor. Tidak hanya saling menguntungkan jika bisnis Anda berhasil, tetapi juga mampu meningkatkan kredibilitas bisnis. Sebagai contoh, Anda dapat bertukar daftar pelanggan dan menawarkan untuk membayar komisi di setiap penjualan yang Anda lakukan. Pastikan bahwa Anda telah meminta izin dari pelanggan untuk berbagi tentang rincian mereka.

  1. Memanfaatkan Saluran Iklan

Media iklan konvensional seperti TV, radio, dan iklan di surat kabar biasanya memiliki biaya yang mahal dan sulit untuk mengukur efektivitasnya. Anda bisa menggunakan iklan online yang lebih murah dan lebih tertarget. Pilihan populernya adalah iklan Google Pay Per Click atau Facebook Ads. Dengan begitu, jjb

Anda bisa memantau kinerja iklan tanpa mengeluarkan banyak biaya.