4 Langkah Menghindari Publisitas Yang Buruk

Publicity-PR

Publisitas adalah kegiatan publikasi yang mengunakan media massa sebagai sarana penyebarluasan informasi. Apabila sebuah perusahaan sudah menggunakan sosial media sebagai media publisitas, maka mereka dapat membuat suatu kesalahan dan publisitas yang buruk. Kesalahan tersebut dapat terjadi dalam beberapa topik yang biasa dilakukan. Karena ada begitu banyak pemicu kesalahan di luar sana, dan karena tidak ada sebuah brand atau industri yang kebal dengan hal tersebut, berikut kami menggolongkannya dalam beberapa kategori:

Tweet Mengenai Tribut: Ada banyak bukti bahwa kematian orang terkenal atau selebriti bukanlah kesempatan pemasaran yang ideal. Terutama jika kematian tersebut tidak memiliki hubungan yang nyata dengan brand Anda. Sayangnya, masih banyak bisnis yang menggunakan kesempatan pemasaran dalam rangka kematian seseorang yang terkenal.

Q & A (Question and Answer): Jika Anda menjalankan sebuah bisnis yang ingin terhubung dengan pelanggan, biasanya Anda menempatkan Q & A di sosial media. Ini nampak seperti cara yang mudah dan gratis untuk memperbaiki masalah. Sayangnya, pendekatan ini tidak memperhatikan dua variabel yang signifikan yaitu pendekatan untuk pelanggan yang marah dan Twitter trolls (tanggapan emosional atau kemarahan dari pengguna lain).

Upaya Untuk Keren Namun Gagal: Beberapa hal kadang terjadi saat Anda mencoba untuk menjadi lebih keren. Sebelum menggunakan istilah-istilah yang sedang tren, pastikan bahwa itu tidak keluar dari karakter Anda, atau Anda akan mendapat publisitas yang buruk.

“I was hacked”: Ada beberapa contoh dari orang-orang yang menggunakan “I was hacked” untuk menghindari tanggung jawab. Tetapi ini bukanlah pilihan yang tepat untuk menghindar masalah dan tidak menyelesaikannya dengan baik. Hal ini hanya akan membuat publisitas yang buruk tentang bisnis Anda.

Empat Tips Untuk Menghindari Publisitas Yang Buruk

Berdasarkan kategori di atas, Anda dapat mengatasinya dengan melakukan manajemen sosial media yang lebih baik. Berikut adalah beberapa tips untuk memastikan kehadiran sosial Anda bermanfaat dan mampu menghindari publisitas yang buruk.

  1. Check Dan Seimbangkan Antara Draft Dan Publikasi

Tulisan sosial yang menghasilkan publisitas buruk cenderung karena tergesa-gesa dan ingin cepat-cepat dipublikasikan. Hal ini sering terjadi karena perusahaan memberdayakan tim sosial media untuk mengeksekusi tanpa melakukan pengawasan. Karena kehadiran sosial perusahaan mencerminkan identitas seluruh bisnis, maka semua postingan harus melalui proses pemeriksaan dan pengawasan mulai dari masuk draft hingga dipublikasi.

  1. Penjadwalan Postingan

Selain memiliki prosedur pemeriksaan untuk setiap postingan, strategi kunci lainnya untuk mencegah tweet yang buruk adalah jadwal posting. Perusahaan dapat melakukan semacam penjadwalan postingan melalui software manajemen sosial media. Software ini menyediakan kenyamanan untuk berbagai platform yang digunakan. Tidak hanya untuk penjadwalan postingan dan pesan lainnya, namun juga untuk meninjau dan merevisi postingan sebelum dipublikasi.

  1. Meminta Bantuan Generasi Millennial

Dalam permintaan brand global untuk menjadi relevan di sosial media, ada satu solusi yang jelas. Anda perlu bantuan generasi millennial karena mereka dilengkapi dengan kepemimpinan yang berpengalaman. Para pemasar perlu beralih ke karyawan perusahaan mereka yang paling aktif di sosial media. Generasi millennial dapat membantu menyusun strategi sosial yang benar-benar menyentuh tren terbaru. Dengan begitu, publisitas Anda tetap terjaga dan up to date.

  1. Manajemen Resiko Keamanan

Sekalipun strategi internal dari perusahaan Anda sudah cukup baik, akan selalu ada resiko hacker yang dapat membajak platform sosial media Anda. Untuk itu, perusahaan perlu berinvestasi dalam alat manajemen resiko keamanan. Alat ini dapat membantu mengidentifikasi ancaman dan melindungi keamanan data serta jaringan.