Maksimalkan Konten adalah Cara Terbaik Tingkatkan Bisnis Onlinemu

360 degrees content drawn by hand isolated on blackboard
360 degrees content drawn by hand isolated on blackboard

“Buatlah konten yang bermanfaat. Jangan menyerah. Kamu harus tetap berusaha untuk menjadi sosok yang luar biasa.” “– Neil Patel, co-founder of Crazy Egg and KISSmetrics

Ketika kamu mencoba peruntungan di bisnis online, maka konten adalah segalanya. Konten yang nantinya akan menentukan reaksi audiensmu seperti apa, peringkat di mesin pencari pada lvel mana, dan seberapa besar penjualan yang akan kamu dapatkan. Seperti yang dikatakan oleh As Lee Odden dari TopRank Marketing, bahwa konten dari suatu bisnis online merupakan alasan pencarian pertama jauh melebihi iklan, PPC, dan SEO sosial media. Konten tetaplah merajai.

eCommerce dan pemasaran konten

Jika kamu sudah bisa menemukan konten yang tepat, ia akan sangat membantumu dalam perjalanan bisnis di kemudian hari. Misalnya dalam hal :

  • Meningkatkan awareness dari brandmu.
  • Mengimprov ranking websitemu di SERPs.
  • Memaksimalkan hubunganmu dengan konsumen lama, dan membantu meningkatkan hubungan dengan konsumen baru.
  • Memberikanmu kemudahan melalui banyaknya konten mengenai bagaimana seharusnya memasukkan video, gambar, menghandle segala sesuatu dengan manual, dan lain-lain.
  • Meningkatkan ratingmu di media ssosial, sehingga akan tercipta word of mouth di konsumen.

Konten seperti apa yang paling tepat untuk menjual produk onlinemu?

Sebenarnya ini tergantung pada jenis industry atau jenis konsumen seperti apa yang kamu targetkan. Namun  jika secara generalnya menurut eMarketer.com biasanya konten akan meliputi Koran online, video, studi kasus, laporan penelitian, infografis, demo produk, dan aplikasi-aplikasi interaktif. Berikut adalah contoh dari kombinasi konten-konten tersebut, oleh 3 brand sukses :

  1. Ciptakan headline yang menarik.

Ingatlah bahwa headline adalah tampak muka dari websitemu. Headline inilah nanti yang akan langsung ditemui oleh mesin pencari dan juga konsumenmu. Seakan-akan masuk atau tidaknya konsumen ke tokomu merupakan tugas dasar si headline ini. Sehingga memang wajib hukumnya bagimu untuk memastikan headline yang kamu miliki akan berhasil menarik minat konsumen di luar sana. Bagaimanakah caranya?

Pertama, gunakan kata-kata yang berdrama, bisa juga hiperbola. Intinya kata-kata yang bisa mewakilkan kontenmu secara sempurna dan bisa menggugah sisi human interest dari pembacamu. Misalnya kata-kata seperti, menakjubkan! Luar biasa! Keren! Intinya kata-kata yang bisa menarik perhatian. Tapi jangan berlebihan, tentunya. Jangan sampai tidak masuk akal—sangking ingin menarik perhatiannya. Selanjutnya, pastikan headlinemu selaras dengan kontenmu. Jangan sampai nanti headlinenya mengenai penjualan baju ternyata isinya kamu malah menjual minuman. Inti headline adalah tetap menggiring konsumen ke kontenmu.

Headline yang menarik akan membuat kamu merasa terlegitik untuk membuka tautan dan membaca selengkapnya. Jadinya, usahakan juga jangan spoiler terlalu banyak. Biarkan konsumen menapaki kontenmu secara sempurna, jangan bocorkan terlalu banyak di headline.

Yang terakhir, akan bersama kita kutip dari seorang Steve Job, “Ini hanyalah untuk orang-orang gila.”

Artinya, bahwa jangan menjadi biasa. Jika kamu menginginkan kontenmu untuk dibaca, dibagikan, dan diperbincangkan maka jangan sampai kamu mengemasnya dalam paket yang biasa, sama seperti paket-paket lain. Temukanlah caramu sendiri, yang kreatif, yang gila, dan bahkan mungkin melawan kebiasaan yang ada. Sebagian orang akan mendebatmu, tentu saja—pasti. Namun selama kamu menyiapkan diri dengan segala data dan fakta, well…siapa takut?

  1. Ciptakan blog pengunjung dan kata-kata yang lebih panjang

Jika kamu pernah mendengar mengenai akhir dari perjalanan blog pengunjung, oleh Matt Cutts, baiknya jangan terlalu dirisaukan sebab blog pengunjung bukanlah berakhir. Ia akan tetap bisa berfungsi sehebat biasanya—jika saja kamu tahu bagaimana cara jitu dalam menggunakannnya. Misalnya seperti yang dilakoni oleh AO.com, mereka menyediakan seperti ruang baca yang diisi sendiri oleh para pengunjung dan contributor mereka. Taka da penjualan di dalamnya, di sana yang dilakukan adalah pembahasan isu-isu terkait, dan tak jarang juga mengenai produk—namun tetap, hasil aspirasi dari konsumen.

Ini akan membantumu untuk meningkatkan rating website terkait dengan lahan bisnis yang kamu miliki. Saat ini bukan waktunya lagi untuk tetap pada hal-hal konvensional. Websitemu harus terjangkau dalam bilangan kurang dari sepersekian detik. Namun tetap berkonten yang sesuai.

Sepersekian detik di sini sangatlah krusial, dikatakan pada 2015 bahwa konsumen hanya akan bertahan menunggu website terbuka dalam bilangan 8.25 detik saja, namun jika kamu berhasil menyajikan konten yang memang ingin mereka baca, maka tak perduli selama apapun itu, maka mereka akan tetap membacanya.

Dan mengenai konten ini, ternyata bukan hanya akan mengambil hati konsumen, tetapi juga Google. Ia akan sangat familiar terhadap tautan dengan ranking terbuka yang besar—termasuk di dalamnya terbuka karena headline atau keyword.

Kamu boleh mengintip aksi yang dilakukan oleh The Journal, mereka menarik perhatian konsumen dengan langsung menghadirkan figure terbaik, seperti Jose Mourinho, Noah Baumbach, dan kembar Goldston ke dalam konten mereka, berdasarkan hasil interview khusus.

  1. Gamifkasi Konten

Gamifikasi adalah istilah yang digunakan ketika seseorang meletakkan unsur game atau permainan di dalam website mereka. Gamifikasi konten di sini bermaksud untuk melengkapi konten websitemu, sehingga bukan hanya isinya saja yang bagus, kemudian iteraktif dan up to date, namun juga harus ada sesuatu yang menjadikannya tidak membosankan. Kamu bisa mencoba parallax scrolling, atau menggunakan teknologi yang bermuatan video dan media lainnya, sehingga konsumen bisa lebih berinteraksi dengan websitemu.

Sebagian ada yang mencoba menambahkan gamifikasi sederhana, seperti mendekorasi bar ataupun memberikan tanda penghargaan pagi konsumen yang berkunjung. Atau ada yang lebih kompleks lagi yaitu dengan menampilkan tampilan 3D dan menempatkan video game di dalamnya untuk sekaligus mempromosikan produk yang ditawarkan.

Rileks dan tetap ciptakan konten yang hebat

Jangan lupa, bahwa konten sesungguhnya diciptakan bertujuan untuk menyampaikan kelebihan produkmu, mengapa konsumen ahrus memilihnya, dan apa perbedaannya dengan produk brand lain. Konten tetaplah senjata utama untuk meningkatkan kesadaran konsumen mengenai produk, sekaligus menggaet potensial konsumen untuk membeli.

Konten adalah raja. Jika para e commerce lain bisa membuktikannya, kenapa kamu tidak?

Baca Terkait: 6 Langkah Memilih CMS yang Tepat Untuk Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *