Ini Peran SaaS, IaaS, PaaS Di Era Industry Mobile

cloud

Cloud computing kini mulai mendominasi di berbagai sektor, termasuk industri mobile. Ini merupakan berita yang sangat baik untuk semua pihak yang terkait, termasuk penyedia cloud dan perusahaan. Namun, masih banyak yang kurang memiliki pengetahuan tentang berbagai jenis cloud. Istilah serupa yang terdengar keliru digunakan secara bergantian, sehingga menimbulkan banyak kebingungan di benak pengguna dari teknologi.

Pada artikel ini, kami akan membahas penjelasan lengkap tentang terminologi SaaS, PaaS, dan IaaS yang paling umum digunakan, dan juga bagaimana mereka relevan dalam lingkungan mobile.

1. SaaS (Software as a Service)

SaaS or Software-as-a-Service adalah jenis yang paling populer dari cloud computing, yang juga merupakan jenis yang paling mudah dimengerti dan digunakan.

Layanan aplikasi cloud pada dasarnya memperdayakan pengguna Web untuk menghasilkan aplikasi. Layanan ini disediakan untuk klien yang bersangkutan oleh penyedia pihak ketiga. Karena sebagian besar aplikasi ini dapat diakses langsung dari web browser, klien tidak perlu menginstal atau men-downdload sesuatu ke komputer pribadi mereka sendiri atau server.

Dalam hal ini, penyedia cloud mengontrol semuanya dari aplikasi, seperti data, runtime, server, penyimpanan, virtualisasi, dan jaringan. Menggunakan SaaS memudahkan bagi perusahaan untuk memelihara sistem mereka, karena sebagian besar data dikelola oleh vendor pihak ketiga.

2. PaaS (Platform as a Service)

PaaS atau Platform-as-a-Service adalah yang paling sulit untuk dikelola diantara ketiga jenis cloud.

Sesuai seperti namanya, sumber daya di sini ditawarkan melalui platform. Developer menggunakan platform ini untuk membuat dan menyesuaikan aplikasi berbasis pada framework yang tersedia untuk mereka. Asalkan bahwa perusahaan memiliki tim pengembang yang efisien, PaaS memudahkan untuk melakukan pengembangan, pengujian, dan deployment aplikasi dengan cara yang sederhana dan hemat biaya.

Perbedaan penting antara SaaS dan PaaS terletak pada fakta bahwa tanggung jawab dalam mengelola sistem, apakah dari pengguna atau klien dan penyedia. Dalam hal ini, penyedia masih mengelola server, storage, runtime, middleware dan jaringan, tetapi untuk mengelola aplikasi dan data diserahkan kepada klien.

Oleh karena itu, PaaS sangat fleksibel dan scalable, sementara itu juga menghilangkan kebutuhan bagi perusahaan yang khawatir dengan downtime jaringan, upgrade platform dan sebagainya. Layanan sangat disukai oleh perusahaan-perusahaan besar, yang memiliki kapasitas untuk itu, juga untuk meningkatkan interaksi antara staf mereka.

3. IaaS (Infrastructure as a Service)

IaaS atau Infrastructure as a Service pada dasarnya menyediakan infrastruktur komputasi, seperti virtualisasi, penyimpanan, dan jaringan. Klien dapat membeli layanan yang benar-benar diperlukan, yang kemudian ditagih sesuai dengan sumber daya yang mereka gunakan. Dalam hal ini, penyedia mengenakan biaya sewa untuk menginstal server virtual klien pada infrastruktur IT mereka sendiri.

Sementara itu, vendor bertanggung jawab untuk mengelola virtualisasi, server, storage dan jaringan, klien harus mengurus data, aplikasi, runtime dan middleware. Klien dapat menginstal platform apapun sesuai yang diperlukan, berdasarkan jenis infrastruktur yang mereka pilih. Mereka juga harus mengelola update dari versi terbaru.

Cloud dan Mobile Deployment

Industri pengembangan mobile terus berkembang dan teknologi terus berevolusi terhadap perubahan konstan dari perilaku konsumen. Itu, dikombinasikan dengan tingkat ekstrim fragmentasi perangkat dan OS, hasilnya aplikasi harus dapat di deploy untuk beberapa platform mobile untuk memberikan pengalaman terbaik untuk pengguna.

Mobile developer ingin mengadopsi pendekatan yang sampai sekarang belum pernah dicoba dan memanfaatkan teknologi baru untuk membantu menghemat waktu dan menghasilkan lebih banyak uang dalam usaha mereka. Cloud menawarkan baik individu dan perusahaan untuk mengembangkan aplikasi baru dan deploy ke pasar pada tingkat yang jauh lebih cepat dari sebelumnya.

PaaS hadir untuk mengisi ruang pada pengembangan mobile, terutama untuk startups. Mereka mendapatkan dukungan infrastruktur yang cukup, terutama untuk deploy aplikasi untuk berbagai platform, tanpa harus menghabiskan waktu untuk setup dan konfigurasi yang sama. Sistem berbasis cloud juga digunakan untuk mengembangkan web dan mobile analytics tools, yang dirancang untuk mengawasi source code management, testing, tracking, payment gateways, dan sebagainya.

Kesimpulan

Masih banyak perusahaan maupun organisasi yang enggan untuk beralih ke cloud computing. Namun, zaman berubah begitu cepat dan diharapkan bahwa teknologi ini dapat masuk ke sebagian besar perusahaan dalam waktu dekat. Tidak diragukan lagi, industri mobile adalah salah satu pengadopsi awal dari cloud, karena dapat menghemat developer banyak waktu dan usaha, selain itu juga menigkatkan kualitas dan kuntitas aplikasi yang dikirimkan ke pasar ponsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *