Blogger, Tahukah Kamu Dengan WordPress File Dan Database?

wordpress

Blog atau website WordPress terdiri dari beberapa bagian yang saling bekerja sama untuk menampilkan blog dengan baik dan benar untuk pengunjung yang menggunakan berbagai jenis web browser. Jika ada bagian yang hilang, blog mungkin tidak dapat dimuat dalam web browser pengunjung. Lebih buruk lagi, jika kita tidak membackup semua bagian dari blog dan suatu ketika terjadi masalah, maka kita tidak dapat mengembalikan blog seperti semula.

Memahami komponen-komponen inti yang membentuk dasar dari blog WordPress dan struktur penyimpanan adalah hal yang sangat penting bagi orang-orang yang menggunakan versi self-hosted dari WordPress.org, karena kita harus mengelola blog hosting, penyimpanan, dan backup sendiri. Pengguna WordPress.com mungkin dapat mengandalkan tim dari WordPresss untuk mengurus bermacam-macam proses back-end, namun bagi pengguna WordPress.org harus ekstra bekerja keras untuk membangun blog mereka sendiri.

Sangat mustahil untuk mengelola blog WordPress sendiri jika kita tidak mengerti semua isi dan bagian dari blog kita. Berikut adalah beberapa komponen inti pada WordPress.

WordPress Database

WordPress Database adalah di mana semua konten blog teks kita disimpan. Ini termasuk posting blog, halaman, komentar pengunjung. Semua teks dalam blog diambil dari database dan kemudian digunakan oleh WordPress file untuk menampilkan isi blog kepada pengunjung.

Setiap kita mempublish sesuatu di blog, upload, atau menyimpan sesuatu melalui dashboard WordPress, data akan dibuat dan disimpan dalam WordPress database.

Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu melakukan backup database. Ada beberapa plugin WordPress gratis seperti WP-DBManager untuk membantu kita mengelola dan mengatur backup database secara otomatis. Blog tidak dapat bekerja tanpa database. Jika database rusak, kita dapat dengan mudah mengembalikan blog menggunakan backup database.

WordPress Files

WordPress file tersedia secara terpisah dari WordPress database. Di sinilah semua file disimpan yang mengakses data dalam database untuk menampilkan semua bagian dan potongan dari blog (selain teks, post, halaman, dna komentar yang disimpan dalam database). Ini mencakup semua akses sistem dan file konfigurasi serta semua file konten. Contoh file konten antara lain tema, plugin, dan file lain yang di upload ke WordPress seperti gambar, audio, dan file media lainnya.

Setiap kita upload atau memasang elemen di blog, itu akan disimpan dalam WordPress file dan bekerja dengan file sistem untuk mengakses WordPress database dan secara akurat akan menampilkan semua komponen dari blog untuk pengunjung. Kebanyakan plugin backup WordPress hanya backup file database saja, tapi tanpa akses sistem, konfigurasi, dan upload file, blog tidak akan terlihat dengan baik dan bekerja dengan benar. Itulah mengapa sangat penting kita harus membuat backup untuk WordPress database dan file. Ada beberapa plugin backup WordPress gratis yang menawarkan solusi backup secara lengkap, jadi pastikan untuk menggunakan salah satu yang memberikan keamanan dan apa yang kita butuhkan. Jika terjadi sesuatu hal yang buruk pada blog, maka kita tahu apa yang harus dilakukan dengan backup yang kita miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *