7 Hal yang Harus Diketahui Saat Memilih WordPress, Joomla atau Drupal

CMS

Apakah kamu bingung dalam memilih CMS? Bahkan ketika disuruh memilih antara Joomla, WordPress, atau Drupal. Mungkin kamu bisa saja menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk membandingkan fitur antara ketiganya.

Inti/tujuan menggunakan CMS adalah untuk mempermudah bagi non-programmer dalam mengelola website. Namun, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih CMS yang tepat.

Banyak ulasan diluar sana yang saling bertentangan satu sama lain dan bisa saja justru membuat kita menjadi tambah bingung. Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu tahu ketika memilih CMS:

1. Lebih banyak kesamaan dibandingkan perbedaan

Jika dibandingkan dengan perbedaannya, ketiga CMS ini justru memiliki lebih banyak kesamaan. Para developers menyadari satu sama lain bahwa persaingan yang sehat akan menciptakan “perlombaan senjata”. Sebagai developer, mereka harus terus mengembangkan fitur terbaru sehingga CMS mereka tidak ketinggalan.

2. Perbandingan fitur tidak berlaku lagi

Dengan pengembangan yang aktif seperti sekarang ini, perbandingan fitur-fitur yang kita baca secara online mungkin sudah tidak berlaku lagi. Masalah yang terdapat pada Joomla 1.5 mungkin telah diperbaiki di Joomla 1.6.

Sebuah pencarian di Google dapat membawa kita ke posting blog lama. Kadang-kadang bahkan mereka tidak mencantumkan versi dari program yang mereka bandingkan.

3. Reviewer biasanya memiliki pilihan kuat

Kebanyakan orang biasanya akan meluangkan banyak waktu untuk meninjau CMS yang akan digunakan untuk membuat website untuk klien. Software itu kompleks, ini mengajarkan kita untuk berpikir dengan cara tertentu. Jika kita menggunakan Joomla selama bertahun-tahun, ketika akan menggunakan Drupal akan tampak membingungkan, begitu pula sebaliknya. Bagi kebanyakan web developer, rasanya masuk akal untuk menentukan satu atau dua dari ketiga CMS terbaik tersebut, terutama untuk klien baru. Hal ini bagus untuk produktivitas, tapi tidak untuk review produk.

4. Dengan banyaknya pilihan dari Modules dan Themes, kita bisa melakukan apa saja

Pada kenyataannya kita bisa melakukan semua hal dengan program ini. Tidak hanya dengan program “core” saat pertama kali download, tapi juga dengan program kecil tambahan yang kita dapatkan. Apa itu program tambahan? Joomla menyebutnya extension, WordPress menyebutnya plugin, dan Drupal menyebutnya module. Pada dasarnya semua sama, mereka menambahkan beberapa fitur baru ke website. Maisng-masing biasanya memiliki komunitas pengembang besar yang membuat program-program tambahan tersebut.

5. Potensi program yang dibutuhkan

Dibutuhkan waktu berbulan-bulan atau betahun-tahun untuk memahami potensi penuh dari CMS ini dan ekosistemnya. Itulah mengapa begitu mudah menjabarkan tentang program yang dipilih daripada kompetitornya. Seperti ketika kita menggunakan Drupal, mungkin kita akan berbicara tentang kelebihan Drupal, tapi belum tentu kita paham dasar-dasar yang akan kita dapatkan ketika klik “instal Drupal”. Butuh waktu yang lama untuk belajar tentang ekosistem Drupal, tapi ketika kita berpikir tentang Joomla dan WordPress, kita juga mungkin hampir tidak tahu sama sekali tentang ekosistem mereka. Begitu pula developers yang bekerja di WordPress atau Joomla akan memiliki reaksi sebaliknya.

6. Menyerahkan keputusan kepada Developer

Jika kita telah memiliki hubungan baik dengan seorang web developer, sangat disarankan untuk memberikan keputusan ini ditangan mereka. Secara teori, satu program atau lainnya mungkin “terbaik” dalam studi kasus kita, tapi secara praktek, developer pasti telah memiliki preferensi sendiri.

7. Bandingkan Extensions / Plugins / Modules

Apa kebutuhan situsmu? forum? Shopping cart? sebuah Mashup yang menggabungkan data lokasi pengguna ke Google map? Setiap CMS memiliki satu atau lebih kelompok yang telah memecahkan masalah ini dengan cara mereka sendiri. Mungkin kita tidak perlu lagi membandingkan antara Joomla, WordPress, dan Drupal, yang perlu dibandingkan adalah shopping carts mereka.

Apakah ini berarti ketiganya tidak memiliki perbedaan? Untuk sekarang mungkin tidak begitu terlihat, tapi setiap CMS sebenarnya memiliki perbedaan yang signifikan. Berhati-hatilah terhadap setiap reviewer yang tidak setuju satu sama lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *