10 Tips Jitu Mendesain Infographic yang Bisa Kamu Coba

Dengan asumsi bahwa kita tidak bekerja untuk sebuah perusahaan media yang besar dan departemen statistik yang diinginkan, kita mungkin ingin membuat beberapa infographic untuk artikel kita sendiri. Dengan melimpahnya informasi saat ini, infographic memungkinkan pembaca untuk mencerna dan memahami data yang kompleks dengan cepat. Sebuah infographic yang baik tidak hanya menginformasikan pembaca, tetapi juga akan menciptakan interest/minat dan meyakinkan orang untuk membaca artikel kita mirip dengan bagaimana sebuah judul majalah perhatian pembaca. Sebaliknya, infographic yang membosankan dan grafis yang terlalu rumit akan membuat pembaca mengabaikan artikel kita.

Berikut adalah 10 tips bagaimana merancang infographic yang lebih baik:

1. Ringkas

Tujuan utama dari desain infographic adalah untuk menyampaikan ide dalam bentuk visual. Ingat, Kkita tidak menulis makalah, jadi jangan berharap pembaca untuk menggali banyak detail. Ini berarti kita tidak harus memvisualisasikan satu nomor, tetapi seluruh grafis harus mendukung salah satu poin utama dari artikel. Kita dapat menyertakan fakta atau informasi tambahan untuk membuat infographic yang berbeda, tapi jangan sampai kehilangan poin utama yang ingin kita dapatkan.

Contoh berikut adalah infographic tentang kandungan kafein dalam minuman. Pada ukuran ini, kita dapat dengan mudah membedakan minuman yang memiliki kandungan kafein paling tinggi dan rendah.

1

2. Visual

Desain akhir dari infographic adalah untuk melihat ukuran dalam pikiran. Beberapa artikel online memerlukan pengunjung untuk mengklik pada link teks untuk melihat grafis yang terdapat pada artikel, dan ini adalah kesalahan besar. Desain grafis dapat dilihat bersamaan dengan artikel. Tidak ada yang salah dari pengunjung ketika haris mengklik gambar terlebih dahulu untuk melihat versi resolusi tinggi, tetapi mereka juga harus mampu memahami gambar bila dilihat dengan artikel. Keuntungan dari infographic yang viewable adalah memungkinkan bagi pembaca untuk berbagai gambar di situs media sosial mereka dengan mudah.

2

3. Cerdas

Membangun data dan keterangan yang baik langsung ke infographic, dan jangan biarkan pembaca harus bekerja keras untuk memahami apa yang mereka lihat. Infographic tidak harus terlihat “wah” untuk mudah dipahami. Perlakukan pembaca dengan cerdas dan buat tampilan grafis yang profesional dengan memasukkan deskripsi yang relevan dan nomot infographic.

3

4. Transparan

Infographic bisa saja menghasilkan kesimpulan yang salah bagi pembaca. Oleh karena itu, kutip sumber-sumber data terpercaya yang memungkinkan pembaca untuk menggali lebih dalam tentang data jika mereka menginginkannya. Beberapa artikel terbaik adalah yang memiliki kemudahan akses ke beberapa sumber data bagi pembaca.

4

5. Menonjol/berbeda

Jika kita dapat menghindari hal itu, jangan menggunakan bar chart, line chart, atau pie chart. Infographic dari gaya visualisasi adalah sumber daya yang besar untuk membantu menentukan visual yang baik untuk digunakan pada data kita. Style yang berbeda dikelompokkan bersama dengan jenis data yang akan coba kita komunikasikan secara interaktif, misalnya gunakan efek mouse over untuk setiap style.

5

6. Akurat

Perhatikan geometri dan visualisasikan perbedaan menggunakan area. Misalnya, ketika kita ingin menampilkan data skala, gunakan bentuk ukuran yang berbeda atau gambar untuk menunjukkan jumlah relatif satu sama lain. Mata pembaca melihat total luas area dari gambar sebagai indikasi skala, bukan hanya ketinggian gambar.

Misalnya, jika kita menggunakan lingkaran untuk menunjukkan satu nomor yang nilainya 3 kali lebih besar dibanding yang lainnya, luas lingkaran harus sebanding dengan nilai-nilai yang diwakili.

6

7. Atraktif

Menyertakan ilustrasi dan foto dalam infographic dapat memberikan perbedaan besar. Meskipun contoh dibawah ini adalah bar chart, masuknya logo perusahaan membuatnya lebih cepat dan mudah dipahami bagi pembaca.

7

8. Bervariasi

Temukan style visual yang baik untuk data yang akan kita share. Jika data adalah tentang negara, plot itu pada peta dunia bukan sebuah bar chart yang berisi daftar negara. Selain itu, jangan takut untuk mengkombinasikan style visualisasi bersamaan dalam satu infographic.

Contoh: Infographic oleh Emily Schwartzman tentang dampak gempa di Haiti yang memenangkan kontes desain dari GOOD Magazine. Infographic ini mengkombinasikan data peta dengan sebuah stacked bar dan kotak warna untuk presentase. Ini merupakan contoh yang bagus dari sisi ukuran tampilan. Kita bisa melihat dan memahmi visual dengan mudah.

8

9. Ramah

Bekerja dengan asumsi bahwa infographic mungkin akan dilihat atau dibagikan tanpa artikel yang kita rancang sendiri. Pastikan infographic mencantumkanĀ beberapa hal penting berikut ini:

  • Hak cipta
  • Sumber data
  • Nama desainer
  • Alamat gambar/tulisan asli

10. Kreatif

Gunakan tools apa pun yang kita miliki untuk membuat infographic. Tentu saja, tools yang kita gunakan akan tergantung pada apa yang akan kita visualisasikan. Banyak infographic dibuat menggunakan aplikasi sederhana seperti drawing vector program (OmniGraffle atau Microsoft Visio), charting program (Microsoft Office atau Apple iWork) atau image editing program (Adobe Photoshop).

Itulah 10 tips bagaimana membuat sebuah infographic yang baik dan menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *